Marketing 3.0


Dalam Marketing 3.0, misi yang baik mempunyai 3 karakter utama:

1. Business as Unusual
Sebuah misi yang baik seharusnya berbicara mengenai perubahan, transformasi, dan membuat sebuah perbedaan. Marketing 3,0 adalah tentang mengubah cara konsumen melakukan hal-hal dalam hidup mereka. Ketika sebuah merek membawa transformasi, konsumen secara tidak sadar akan menerima merek tersebut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Untuk mencapai itu semua, misi dari merek tidaklah harus rumit dan canggih, bahkan seharusnya sederhana untuk memungkinkan fleksibilitas dalam menentukan lingkup bisnis.

2. Story That Move People
Dalam dunia yang horizontal, sebagian besar cerita yang berkembang di sekitar merek datang dari apa yang dinamakan kearifan kolektif (collective wisdom). Sebagaimana cerita disampaikan dari satu penulis ke penulis yang lain, cerita itu akan terus ditulis ulang. Perusahaan tidak akan pernah tahu seperti apa versi cerita terakhir yang beredar di pasar. Oleh karena itu, menceritakan kisah yang otentik sejak awal merupakan langkah terbaik.
Menurut Holt (2004), cerita mengenai sebuah brand (brand story) setidaknya memiliki tiga komponen utama yaitu karakter, plot dan metafora. Holt menjelaskan bahwa sebuah merek dapat membangun karakter yang hebat pada saat merek tersebut menjadi symbol dari suatu pergerakan yang dialamatkan untuk menjawab permasalahan yang berkembang di dalam masyarakat dan merubah kehidupan banyak orang. Sekali sebuah merek menjadi sebuah identitas untuk sebuah gerakan budaya, hal itu membuatnya menjadi apa yang dinamakan sebagai cultural brand.

3. Consumer Empowerment
Merek yang memiliki cerita tidak akan berarti jika konsumen tidak saling bercerita mengenainya. Di dalam Marketing 3.0, peran konsumen semakin besar dikarenakan kekuatan jaringan yang dapat mereka bangun. Jaringan tersebut dapat berupa hubungan one-to-one, one-to-many ataupun many-to-many. Dapat dibayangkan bagaimana efeknya jika kita dapat memberdayakan kekuatan ini. Walaupun hanya dengan sedikit iklan yang mengisahkan mengenai merek, jika sebuah perusahaan dapat berhasil merangkul para konsumennya, maka cerita mengenai merek (brand story) dapat lebih menyebar lagi melalui jaringan ini.

sumber
monyet.item

0 komentar:

Posting Komentar


ShoutMix chat widget
Free counters!
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting